Julia; jika waktumu tiba


anggaplah mereka batu, atau rumput
atau sesuatu lain yang tak kau anggap
lalu anggaplah mereka teman sendiri
dalam canda riang kebersamaanmu
dalam berbagi ruang juga waktu
dan jika waktumu tiba
kau akan nikmati; mereka
adalah dirimu sendiri!

ke diri, 14/10/2011

flashback : Aku masih ingat, betapa semangat mengobar kuat dalam liku jalanmu, sesaat saat kau ucap penggalan kata di atas (dengan versimu). Seakan tak ada yang merintangi dalam jiwa mudamu. "Semua itu mudah jika kamu mau belajar dan merubah dirimu sendiri," katamu waktu itu. Aku masih ingat celoteh yang hiasi tiap sukadukamu, yang terlihat tanpa beban, tanpa dirasa. "Kau tahu, jika mau mencoba semua akan kau dapati sebab semua itu akan menjadi biasa," lanjutmu. aku masih ingat meski aku tak tahu nama aslimu. Dan aku masih ingat saat Surabaya menyesatkanku dalam lipatan jalan-jalan yang terlipat tak rapi dan gedung-gedung yang mengepung, serta kebisingan tiada henti di sana-sini dan sepertinya itu saat terakhir kau tunjukkan aku jalan yang benar...

Terima kasih, Kawan. Tiada tanda terimakasihku yang lebih dari sekedar doa selamatku kepadamu.
Selamat jalan, Jul. (al Fatihah)

atribute to Julia (http://www.facebook.com/julya.karenhorney)
Share:

0 comments:

Post a Comment